Tangerang, Nusantaraexpres.id – Menanggapi pemberitaan yang beredar terkait pembangunan jaringan wifi Starlet, pihak perusahaan memberikan klarifikasi terkait beberapa poin yang dianggap tidak sesuai fakta.
Menurut pemilik perusahaan, pemberitaan yang beredar di media online Metrokita.news tidak melakukan konfirmasi terlebih dahulu dan secara tidak tepat mengaitkan dengan organisasi media AKPRESI (Asosiasi Keluarga Pers Indonesia).
“Kami tegaskan bahwa perusahaan kami tidak memiliki afiliasi dengan organisasi media manapun, termasuk AKPRESI. Tidak ada karyawan kami yang merupakan anggota dari organisasi tersebut,” ujar pemilik perusahaan saat memberikan keterangan kepada awak media di kantor Poris Plawad, samping terminal Poris.

Lebih lanjut, pemilik perusahaan menjelaskan bahwa perusahaan mereka memiliki legalitas yang lengkap dan beroperasi secara profesional. Pembangunan jaringan wifi Starlet ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah untuk memperluas akses internet bagi masyarakat Indonesia.
“Wifi Starlet ini merupakan inisiatif dari Bapak Hasyim Adé, yang bertujuan untuk memajukan pendidikan dan ekosistem ekonomi masyarakat Indonesia di era digital ini. Kami ingin meluruskan bahwa pembangunan jaringan ini tidak ada kaitannya dengan kegiatan jurnalistik atau media,” tegasnya.
Menanggapi pemberitaan yang dianggap mencemarkan nama baik organisasi, AKPRESI menyatakan akan mengambil langkah hukum dengan melaporkan media Metrokita.news ke Dewan Pers.
“Kami merasa dirugikan dengan pemberitaan yang tidak akurat ini. Oleh karena itu, seluruh anggota AKPRESI akan membuat laporan resmi ke Dewan Pers,” demikian pernyataan dari perwakilan AKPRESi
Sampai berita ini di turunkan di karenakan ketika seorang awak media mengkonfirmasi terkait pemberitaan yang tidak berimbang kepada pimpinan redaksi metrokita news tidak respon sama sekali ujar seorang awak media yang tergabung di organisasi (AKPRESi)
Asosiasi Keluarga Pres Indonesia.
(Tim Red)






