Tradisi Mappangolo Ana’lolo Dilaksanakan di Kecamatan Bola Desa Lempong, Kab. Wajo Sulawesi Selatan. Lestarikan Budaya Lokal

Nusantaraexpres.id – Kecamatan Bola, Desa Lempong – Tanggal – 26 April 2026. Kegiatan tradisi Mappangolo Ana’lolo atau pada umumnya Hakekah, dengan arti bahasa Bugis (mappenre tojan) berlangsung dengan khidmat di lingkungan masyarakat Desa Lempong, Kecamatan Bola. Acara ini merupakan bagian dari warisan budaya Sulawesi Selatan yang dilaksanakan secara rutin untuk memelihara nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang diwariskan oleh leluhur.

Dalam pelaksanaan tradisi ini, warga masyarakat berkumpul dalam suasana yang penuh kekeluargaan. Keluarga besar hadir bersama, dan diatur dengan tata cara adat yang sesuai dengan kebiasaan setempat. Di hadapan tamu, disajikan beragam makanan dan hasil bumi seperti buah-buahan dan hidangan khas, yang disusun sebagai wujud rasa syukur dan harapan baik bagi kelancaran kehidupan serta pertumbuhan anak-anak yang menjadi fokus acara.

Tradisi Mappangolo Ana’lolo memiliki makna sebagai bentuk doa dan harapan agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, menghormati orang tua, dan mencintai budaya sendiri. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan silaturahmi antarwarga dan menjaga keutuhan kehidupan bermasyarakat.

Tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa pelaksanaan tradisi ini bertujuan agar generasi muda tetap mengenal dan memahami budaya daerahnya. “Kami berusaha melaksanakan tradisi ini dengan baik, agar nilai-nilai baik dari leluhur tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada anak cucu,” ujarnya. Warga setempat.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari seluruh warga. Pihak panitia berharap tradisi ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi contoh pelestarian budaya yang baik bagi masyarakat di Kecamatan Bola dan sekitarnya.

//Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) //

(Laporan Mamase)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *