Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Komitmen Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Taput//NusantaraExpres.id

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi bersama Tim Penggerak (TP) PKK guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan perempuan. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Monitoring Desa Percontohan PKK Kategori IVA Test Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang dilaksanakan di Puskesmas Situmeang Habinsaran Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara.

‎Kegiatan monitoring dihadiri oleh Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara yang terdiri dari Sri Wahyuni Ramadani, Nurhayati, dan Syukur, pimpinan OPD, Camat Sipoholon, perwakilan Bank Sumut, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Tapanuli Utara, Ketua TP PKK Desa beserta kader, pengurus lembaga kemasyarakatan desa, serta unsur masyarakat lainnya.

Menyampaikan pesan tertulis Bupati Tapanuli Utara, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Satya Darma Nababan menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam mendukung keberhasilan program kesehatan masyarakat.
‎
‎”Kecamatan Sipoholon telah ditetapkan sebagai Desa Percontohan PKK pada kategori IVA Test. Karena itu, berbagai inovasi yang telah dirancang harus diwujudkan dalam aksi nyata sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
‎
‎Ia menjelaskan, untuk meningkatkan cakupan pelayanan deteksi dini kanker serviks, dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas di Kecamatan Sipoholon terus dioptimalkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi perempuan usia produktif.
‎
‎Dalam kesempatan itu, kader PKK juga didorong untuk terus meningkatkan edukasi kepada Pasangan Usia Subur (PUS) mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks dan penerapan pola hidup sehat. Upaya pencegahan atau tindakan preventif diharapkan menjadi fokus utama dalam membangun masyarakat yang sehat dan produktif.
‎
‎Menutup sambutannya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat berharap gerakan hidup sehat dan pelaksanaan IVA Test dapat terus menjadi budaya di tengah masyarakat serta berjalan secara berkelanjutan, tidak hanya selama proses penilaian dan monitoring berlangsung, tetapi juga setelah seluruh rangkaian kegiatan tingkat provinsi

(Bambang irawan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *