Palembang, Nusantaraexpres.id – Fani Ardiansyah, S.T., C.BJ. Sekretaris DPD AKPERSI Sumsel Sekaligus Pimpinan Redaksi media online Nusantaraexpres.id mengutuk keras tindakan pelaku pengeroyokan terhadap enam Jurnalis di SPBU Tabe Gadang, Pekanbaru, Riau meminta dengan tegas agar Kepolisian Polda Riau segera menangkap Para pelaku pengeroyokan, Insiden ini merupakan bentuk pelanggaran terhadap UU Pers No. 40 Tahun 1999. Minggu (10/08/2025).
Saat kejadian enam wartawan yang menjadi korban intimidasi dan pengeroyokan sedang meliput kegiatan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU Tabe Gadang, Pekanbaru, Riau, Nama wartawan yang menjadi Korban pengeroyokan, Edy Hasibuan, Hotlan Tampubolon, Ilhamudim, Ahmad Mizan, Ilham Mutasoib, dan Alvamza Pebrian Siregar mereka adalah Jurnalis yang tergabung di Organisasi Pers AKPERSI.
“Saya meminta kepada jajaran kepolisian Polda Riau agar segera menangkap para pelaku pengeroyokan, karena sampai saat ini Saya mendapat laporan belum semua pelaku tertangkap”, Ujar Fani
Wartawan dalam menjalankan profesinya itu dilindungi UU Pers No. 40 Tahun 1999 yang artinya setiap tindakan yang menghalangi apalagi sampai melakukan kekerasan merupakan pelanggaran serius dengan ancaman hukum pidana,
Dalam etika jurnalistik wartawan memiliki hak dan kewajiban dalam melakukan investigasi dan melaporkan atau menyampaikan ke publik harus relevan serta mematuhi kode etik jurnalistik dan Profesional.
“Untuk Polda Riau Saya minta dengan sangat tangkap semua pelaku pengeroyokan terhadap enam wartawan tersebut jangan sampai kasus ini berlarut – larut dan memperburuk citra Kepolisian, Kami juga akan koordinasi dengan DPP AKPERSI untuk ditindak lanjuti ke Mabes Polri apabila Polda Riau tidak bisa bertindak tegas terhadap para pelaku”, Ujar Fani
“Saya harapkan jangan sampai kasus – kasus intimidasi apalagi sampai pengeroyokan terhadap jurnalis terjadi lagi, wartawan yang dilindungi UU Pers memiliki fungsi sebagai kontrol sosial dan untuk memberi kabar kepada masyrakat serta para pemimpin apa yang sebenarnya terjadi di negara ini dikehidupan masyarakat”, Ungkap Fani






