Nusantaraexpres.id | Kota Bitung, 30 April 2026 – Sebuah insiden yang menimbulkan kekhawatiran dan ketidaknyamanan serius dialami oleh seorang warga di lingkungan 2 Kampung Unyil tempat tinggalnya pada pagi hari Kamis, 30 April 2026, sekitar pukul 06.45 Wita. Peristiwa ini terjadi saat korban membuka pagar rumah dengan niat untuk mengantar anaknya bersekolah, namun justru berhadapan dengan perlakuan kasar dari seorang pria yang tidak dikenal.
Berdasarkan penuturan korban, saat pagar rumah dibuka, seorang pria yang berada di depan rumah langsung mendekatinya. Tanpa adanya pemicuan atau penjelasan apapun, pria tersebut langsung menarik pakaian korban dengan kasar. Ia kemudian menuduh korban pernah melakukan masalah terhadapnya, meskipun korban menyatakan bahwa ia tidak pernah memiliki masalah apapun dengan orang tersebut. Karena merasa bingung dan tidak mengetahui penyebab peristiwa ini, korban memilih untuk tetap diam dan tidak membalas tindakan tersebut. Namun, perlakuan pria tersebut justru menjadi lebih kasar: ia mengambil barang yang ada di tempat sampah dan melemparkannya ke arah korban.
Dalam situasi yang tidak terduga dan menegangkan itu, korban hanya mampu menahan diri dan melakukan pertahanan diri yang minimal. Saat itu, korban beranggapan bahwa peristiwa ini hanya akan berlangsung sebentar dan kemudian akan berhenti, sehingga setelah pria tersebut menjauh, korban segera melanjutkan rencananya untuk mengantar anaknya ke sekolah. Setelah menyelesaikan pengantaran dan kembali ke rumah, korban mendapati bahwa pria yang sama kembali menghadangnya, namun kali ini dengan ancaman yang jauh lebih berbahaya.
Pria tersebut datang membawa senjata tajam, dan mengejar korban dengan benda tajam tersebut ke arah korban, hingga tindakan tersebut membawa korban sampai ke halaman rumah dan bahkan hingga di depan pintu masuk rumah. Pria tersebut masuk ke pekarangan rumah dan mendekati pintu rumah, menciptakan situasi yang sangat berbahaya dan mengancam keselamatan korban serta keluarga yang berada di dalam rumah.
Korban menyampaikan bahwa peristiwa ini menimbulkan ketakutan yang mendalam bagi dirinya dan seluruh keluarga. “Saya tidak mengerti apa yang terjadi, saya tidak pernah berselisih dengan orang tersebut. Dari awal sampai akhir, saya hanya berniat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Perlakuan yang saya terima sangat tidak wajar, dan kehadiran senjata tajam membuat saya merasa nyawa saya dan keselamatan keluarga saya terancam,” ujar korban dengan nada yang tertekan.
Korban juga menyatakan bahwa peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran besar terkait keamanan di lingkungan tempat tinggalnya. Ia berharap pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti peristiwa ini, menangkap pelaku, dan memberikan keadilan agar hal serupa tidak terulang kembali dan menimbulkan keresahan bagi warga lainnya.
Sampai dengan berita ini dirilis, pihak berwenang terkait telah menerima laporan peristiwa ini dan sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap peristiwa, mengidentifikasi pelaku, dan mengambil tindakan hukum yang sesuai sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Masyarakat diharapkan dapat memberikan keterangan atau informasi yang diperlukan untuk membantu proses penyelidikan agar keamanan dan ketertiban di lingkungan dapat kembali terjaga dengan baik.
Mamase






